Notification

×

Iklan

Iklan

Mengenal Bahasa Pemrograman JavaScript, Apa Bedanya dengan Bahasa Java?

Jumat, 08 Mei 2020 | Mei 08, 2020 WIB Last Updated 2020-07-29T09:47:46Z

sumber: cleanpng.com

Halo, selamat malam, apa kabar? semoga selalu dalam keadaan sehat ya. Artikel kali ini saya akan membahas mengenai bahasa pemrograman. Ya, bahasa pemrograman JavaScript, sebelumnya pasti kalian pernah berpikir bahwa JavaScript dan Java itu sama. Ya kan? jika iya, baca artikel ini sampai selesai ya. Jangan setengah-setengah!

Apa itu JavaScript?

Bagi kamu yang belum mengetahui apa itu JavaScript pasti bertanya-betanya seperti pertanyaan diatas. Baik, kita mulai dari penjelasan yang paling dasar, JavaScript adalah salah satu bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan dalam waktu dua puluh tahun belakangan ini. Bahkan, JavaScript juga dikenal sebagai salah satu pondasi penting dalam web bagi web developer.

JavaScript dapat dipelajari dengan cepat dan mudah, selain itu JavaScript digunakan untuk berbagai tujuan, mulai ari meningkatkan fungsionalitas website hingga mengaktifkan permainan dan software yang berbasi web.

Mengenal sejarah JavScript!

JavaScript awalnya dibuat dan didesain selama sepuluh hari oleh sosok cerdas bernama Brandan Eich, seorang karyawan Netscape pada bulan September 1995. Pada awalnya bahasa pemrograman ini diberi nama Mocha, kemudian LiveScript, dan pada akhirnya sepakat diberi nama JavaScript. JavaScript terus dikembangkan oleh banyak komunitas developer yang tak berhenti mengerjakan bahasa pemrograman ini. Hingga pada tahun 1996, JavaScript secara resmi disebut sebagai ECMAScript, di mana ECMAScript 2 diluncurkan pada tahun 1998 dan ECMAScript diluncukran pada tahun 1999.

Sejak itu, JavaScript terus bertumbuh sebagai bahasa pemrograman yang disukai. Dan hasilnya sangat memuaskan, JavaScript pada tahun 2016, ada sebanyak 92% website diketahui menggunakan JavaScript, bayangkan! hanya dalam kurung waktu dua puluh tahun sudah bisa mendapatkan pengguna sebanyak itu.

Perbedaanya dengan bahasa Java.

  1.  JavaScript biasanya digunakan dengan gabungan HTML, tujuannya yakni memperkaya HTML supaya lebih interaktif. Sedangkan Java adalah bahasa pemrograman yang berorientasi pada objek (PBO) dimana aplikasi yang dibuat langsung dieksekusi, tentu saja dengan melakukan compiler terlebih dahulu.
  2. JavaScript hanya merupakan bahasa scripting, sedangkan bahasa Java adalah bahasa pemrograman yang multifungsi dan platform independent. Java digunakan untuk membuat aplikasi dekstop dan server, ada juga yang digunakan untuk pemrograman berbasis mobile, sedangkan JavaScript berbasis client side, hanya bisa dijadikan dengan browser dan komputer klien.
  3. JavaScript adalah suatu script (teks) yang dibaca oleh browser, kemudia diterjemahkan menjadi sekumpulan perintah. Kemudia perintah itu dijalankan di browser. Sedangkan java adalah suatu pemrograman yang dihasilkan di server, kemudian dijalankan di browser atau dijalankan di server. Baru hasilnya ditampilkan di browser. Program Java harus diambil dari server.
  4. Perbedaan yang utama yaitu adalah cara suatu program dieksekusi. Dengan Java sendiri penggunaanya bisa lebih luas, JME=untuk pengembang aplikasi pada handphone, JDK= pengembang dekstop, dan JEE=pengembang aplikasi yang besar(enterprise).

Sekian pembahasan dasar mengenai bahasa JavaScript dan perbedaannya dengan bahasa pemrograman Java dari saya, jika ada pertanyaan silahkan bertanya di kolom komentar ya! Semoga bermanfaat!