Notification

×

Iklan

Iklan

Pengertian dan Perbedaan Wibu dan Otaku, Dua Istilah Manusia Sampah? Benarkah?

Selasa, 05 Mei 2020 | Mei 05, 2020 WIB Last Updated 2020-07-29T15:53:52Z
sumber: urbandigital.id

Halo semua, kamu pernah gak denger istilah wibu atau otaku? mungkin sebagian dari kalian sudah gak asing ya dengan istilah-istilah tersebut. Kadang bagi masyarakat itu, wibu dan otaku itu sama, sama-sama suka anime asal Jepang. Tapi, perlu kalian ketahui bahwa otaku dan wibu itu memiliki perbedaannya masing-masing, jadi artikel ini bisa dijadikan informasi jika teman kalian masih menganggap wibu dan otaku adalah dua hal yang sama.

Apa itu wibu?

sumber: facebook.com/wibu.lokal

Kata wibu sebenarnya adalah serapan dari bahasa inggris Weeaboo yang memiliki arti sekumpulan orang yang bukan dari Jepang namun memiliki obsesi berlebihan terhadap kebudayaan Jepang dan berprilaku seolah-olah dirinya adalah orang Jepang asli. Selain itu, mereka juga dianggap tidak bisa menjaga dan menghargai kebudayaan asli mereka sendiri, bahkan bisa sampai ke tahapan yang sangat parah, isitilah ini memiliki sinonim  japanofilia.

Kata weeaboo sendiri berasal dari cuplikan komik Perry Bible Fellowshi[ karya Nicholas Gurewitch yang pada saat ini tidak memiliki makna apapun, namu seiring berkembangnya zaman orang-orang yang menyukai kebudayaan Jepang pun dicap dengan istilah wibu.

Lalu, apa itu otaku?

sumber: wallpapertag.com

Lalu selanjutnya ada istilah otaku, otaku adalah istilah dalam bahasa Jepang yang digunakan untuk menyebut orang yang sangat menekuni hobi mereka. Jadi, kalau kalian mencoba untuk menonton sebuah serial anime, dan secara tidak sengaja kalian memulai untuk menyukai dan mencoba mencari hal baru tentang anime, seperti membaca manga atau hal lainnya yang berhubungan dengan serial anime, lama-lama kalian makin menyukai anime dan membuatnya menjadi hobi. Disaat itulah seseorang dapat disebut menjadi otaku.

Jadi gimana? sudah bisa bedain kan mana otaku dan wibu? memang sih hampir sama, tapi menjadi otaku maupun wibu bukanlah hal yang salah, hanya saja kalian harus bisa membedakan mana kehidupan nyata mana hiburan semata. Jangan sampai terlarut dengan kegiatan yang tidak bisa membuat Anda berkembang. Gunakan hobi ini sebagai media pembelajaran, peluang masa depan, dan berbagi hal positif lainnya. Ayo ubah mindset mereka yang menganggap otaku atau wibu itu tidak berguna, dengan cara memanfaatkan hobi kita menjadi hal-hal yang positif!

sumber: keepcalmandposter.com