Notification

×

Iklan

Iklan

Chuunibyou Itu Apa?

Kamis, 25 Juni 2020 | Juni 25, 2020 WIB Last Updated 2020-07-29T16:00:42Z
Penjelasan chuunibyou
Media Otaku
sumber: wall.alphacoders.com
Kamu pasti pernah kan, membaca atau mendengar istilah chuunibyou, atau bisa ditulis chūnibyō. Kini kami akan membahas dengan singkat dan jelas mengenai chuunibyou tersebut.

Chuunibyou (中 二 病) merupakan sebuah istilah yang ada di Jepang dan jika diubah menjadi bahasa Indonesia menjadi "sindrom saat kelas dua sekolah menengah pertama". Istilah ini diberikan untuk anak-anak remaja (tidak mengenal gender) yang memiliki delusi dan pandangan akan kekuatan tersembunyi.

Orang yang memiliki sindrom ini, biasanya memandang dirinya adalah seorang tokoh-tokoh yang memiliki kekuatan diluar nalar dan memiliki dunia kegelapan yang menjadi musuhnya. Jika kamu ingin mengetahui contoh orang yang menderita sindrom ini, kamu bisa menonton anime dengan judul Chuunibyou Demo Koi ga Shitai!.

  • Sejarah istilah chuunibyou

Ada seseorang yang pertama kali mempopulerkan istilah ini, ia bernama Hikaru Ijuin. Hikaru Ijuin merupakan orang yang pertama kali mempopulerkan istilah ini pada november tahun 1999.

Dirinya mengatakan istilah ini pada sebuah acara radio yang berjudul UP'S. Hikaru Ujin pada saat itu mengatakan bahwa dirinya mengontrak sebagai chuunibyou untuk dirinya sendiri, jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, Hikaru Ujin mengatakan "Aku, Hikaru Ujin, mengontrak sebagai chuunibyou untuk diriku sendiri", "Apakah saya menderita penyakit?", lalu ia menambahkan dengan percaya diri "Oh tidak, itu hanyalah chuunibyou".

Saat itu ia menjelaskan bahwa chuunibyou adalah sindrom yang biasa untuk anak sekolah menengah kelas delapan. Saat Hikaru Ijuin mengatakan itulah istilah chuunibyou mulai dipopulerkan sebagai sindrom kelas delapan.

  • Jenis-jenis chuunibyou

1. DQN (Dokyun-kei)
Istilah ini disematkan untuk para chuunibyou yang berpura-pura menjadi anti sosial, padahal dirinya tidaklah demikian. Biasanya mereka merasa bahwa dirinya adalah ketua kelompok penjahat, maupun orang yang sedang memiliki perasaan bersalah yang sangat besar.

2. Subkultural (Sabukaru-kei)
Istilah ini diberikan pada chuunibyou yang bertindak anti-mainstream di lingkungan mereka. Maksudnya, mereka selalu berusaha berperilaku terbalik dengan lingkungannya dan menganggap berbeda itu sangatlah keren, walau untuk hal buruk sekalipun.

3. Evil Eye (Jakigan-kei)
Jenis Evil Eye ini merupakan jenis chuunibyou paling banyak saat ini. Mereka menganggap dirinya memiliki kekuatan tersembunyi dan memiliki misi mengalahkan kejahatan dunia gelap yang tidak masuk akal (seperti di dunia game).

4. Denpa (Denpa-kei)
Istilah ini diberikan pada para chuunibyou yang menganggap dirinya adalah pahlawan kesepian. Mereka selalu menganggap orang di sekitarnya itu rendah dan tidak setara dengan kekuatan fiktifnya.

Media Otaku
sumber: tenor.com/animegirls31
Nah, itu tadi penjelasan singkat mengenai chuunibyou. Gimana nih menurut kamu? Apakah ini merupakan hal yang harus dihilangkan atau ini adalah hal lumrah yang dirasakan oleh anak yang baru menginjak remaja? Diskusi pada kolom komentar di bawah ini, ya!