Notification

×

Iklan

Iklan

Alhamdulillah, Ibadah Umrah Akan Mulai Dibuka November 2020, bagi Calon Jemaah dari Luar Arab

Kamis, 24 September 2020 | September 24, 2020 WIB Last Updated 2020-09-23T22:07:27Z


Umat Islam di seluruh dunia sedang menantikan kabar bahagia ini. Diketahui, Pemerintah Arab Saudi akan segera mengizinkan kembali digelarnya ibadah umrah yang sempat dibatasi hingga beberapa bulan ini di tahun 2020.
Ibadah umrah memang berbeda dengan ibadah haji. Umrah bisa dilakukan sepanjang tahun sedangkan ibadah haji hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu.
Sebelumnya, Arab Saudi menutup layanan ibadah umrah sepanjang tahun 2020 karena era new normal akibat wabah Covid-19.
Artikel ini sebelumnya telah terbit di Pikiranrakyat-Bekasi.com dengan judul Kabar Gembira, Ibadah Umrah untuk Calon Jemaah dari Luar Arab Saudi pada November 2020
Menurut laporan Kantor Berita SPA, Selasa 22 September 2020 yang dikutip oleh ringtimesbanyuwangi.com dari Pikiranrakyat-Bekasi.com, calon Jemaah umrah dalam negeri Arab Saudi dapat melakukan ibadah umrah mulai 4 Oktober 2020, sementara bagi jamaah dari luar negeri dimulai pada 1 November 2020.
Pembukaan ibadah umrah artinya memungkinkan 6.000 warga negara dan penduduk di Arab Saudi menjalankan umrah tiap harinya.
SPA melaporkan, hanya sebanyak 30 persen dari kapasitas normal 20.000 jemaah yang diizinkan melaksanakan ibadah umrah per hari. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19.
Kapasitas umrah harian baru akan ditingkatkan menjadi 75 persen setelah dua pekan, pada 18 Oktober 2020.
Sementara itu, untuk pembukaan di awal November mendatang, secara selektif pemerintah Saudi hanya mengizinkan calon umrah dari beberapa negara tertentu yang dianggap aman, dengan kapasitas 100 persen hingga berakhirnya pandemi.
Tak hanya umrah, Pemerintah Saudi sebelumnya pun membatasi layanan ibadah haji–yang biasanya dapat mengumpulkan sekitar tiga juta orang dari seluruh dunia, menjadi hanya untuk beberapa ribu jamaah dalam negeri.
Menurut data resmi menunjukkan, pemerintah Saudi berpotensi mendapatkan dana segar hingga 12 miliar dolar AS atau setara dengan Rp177 trilun per tahun dari penyelenggaran layanan haji dan umrah mendatang.
Selain itu untuk diketahui, hingga 22 September 2020, jumlah infeksi Covid-19 yang terkonfirmasi oleh Pemerintah Arab Saudi adalah sebanyak 330.798 kasus, dengan penambahan sekitar 500 kasus baru dari hari sebelumnya, dengan total kematian 4.542 kasus.