Notification

×

Iklan

Iklan

Makam Digenangi Cairan Merah Seperti Darah Jadi Viral, Imam Masjid Beberkan Ini

Minggu, 20 September 2020 | September 20, 2020 WIB Last Updated 2020-09-20T16:07:22Z


Kejadian yang tak biasa di tempat pemakaman umum menggemparkan warga.
Hal ini berawal dari sebuah makam tampak mengeluargakan cairan berwarna merah seperti darah.
Cairan berwarna merah tersebut menggenangi makam.
Kejadian tersebut terjadi di Makam Islam di Masjid Al Irfan, Derga, Malaysia.
Dilansir dari Harian Metro, kejadian tersebut terekam dalam video dan viral di sosial media, juga menjadi perbincangan hangat masyarakat.
Imam Masjid Al Irfan, Derga, Abdul Hadi Awang mengatakan makam tersebut merupakan tempat peristirahatan terakhir seseorang yang dikenal baik warga sekitar.
"Almarhum adalah orang yang baik dan baru saja dimakamkan kira-kira tiga minggu lalu.
dan meninggal dunia pada usia 70-an akibat sakit tua," terangnya.
"Sepanjang hayatnya, almarhum banyak melakukan amal jariah dan kebajikan di masjid ini," katanya ketika ditemui di perkarangan Masjid Al Irfan.
Pihaknya pun menyayangkan dengan adanya berita viral yang beredar.
Salah satu jamaah Masjid Al Irfan, Alias Ishak (40) mengatakan jamaah masjid sepakat melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
“Sudah diinformasikan bahwa jemaah masjid sudah melapor ke polisi,” ujarnya saat dihubungi.
Alias pun berharap agar kisah viral makan yang diklaim masyarakat sebagai 'berdarah' ini tidak menyebar lagi.
Lantaran tidak ingin menimbulkan fitnah dan aib bagi almarhum dan ahli warisnya.
Pejabat Agama Kabupaten Kota Setar, Ahmad Faisol Omar mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu pemeriksaan polisi sebelum berkomentar lebih lanjut terkait masalah tersebut.
“Sebagai seorang petugas agama distrik, saya menyarankan untuk tidak mengirimkan video viral itu," katanya.
"Untuk menjaga kepekaan dan perasaan anggota keluarga korban."
"Pihak saya belum bisa memastikan hal ini dan keputusan sebenarnya membutuhkan hasil penyelidikan forensik," ujarnya lagi.
Sebelumnya, Ahmad Faisol menuturkan, dirinya sempat turun ke lapangan untuk melihat kondisi makam yang tersebar di media sosial.
"Kami serahkan ke polisi karena kasus ini sedang dalam penyidikan aparat," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Polisi Distrik Kota Setar, Nor Azman Mohd Noor ketika dihubungi mengatakan penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan.
“Kami belum mendapat informasi yang jelas, investigasi sedang dilakukan,” ujarnya singkat.