Notification

×

Iklan

Iklan

Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Sedang Berjuang Lawan Stroke, Mat Solar Bajaj Bajuri Diduga Kena Tipu Hasil Penjualan Tanah

Jumat, 11 September 2020 | September 11, 2020 WIB Last Updated 2020-09-10T23:07:27Z

 Bak jatuh tertimpa tangga, hal itulah yang sepertinya sedang dialami oleh Mat Solar.
Komedian tersebut diketahui saat ini sedang berjuang melawan penyakit stroke yang beberapa tahun ini diidapnya.
Namun di tengah perjuangannya tersebut, ia harus menghadapi cobaan yang lain.
Pemeran Bajuri dalam sitkom Bajaj Bajuri itu baru saja mengadukan Muhammad Idris terkait dengan kasus jual beli tanah senilai Rp 3 miliar.
Pemain sitkom Bajaj Bajuri itu melaporkan Muhammad Idris atas dugaan melakukan penggelapan uang tanah gusuran.
Saat ini kasus tersebut bahkan sudah disidangkan di pengadilan.
Arif Budi Cahyono, Humas Pengadilan Negeri Tangerang, mengatakan, Muhammad Idris sudah duduk di kursi terdakwa.
Muhammad Idris diduga menerima uang yang bukan haknya tanpa memberitahu Mat Solar sebagai pemilik lahan yang sah.
Menurut Arif Budi Cahyono, perkara tersebut bermula ketika Mat Solar membeli tanah dari terdakwa Muhammad Idris.
Ketika namanya dijadikan objek pembangunan jalan tol, ternyata Idris menerima uang ganti rugi sebesar Rp 254 juta.
"Seharusnya, menurut jaksa, uang tersebut yang menerima Mat Solar," kata Arif Budi Cahyono saat dihubungi wartawan, Selasa (08/09).
Muhammad Idris didakwa jaksa penuntut umum telah melakukan penggelapan uang.
"Seharusnya yang menerima pembayaran itu adalah Mat Solar. Ini baru praduga tidak bersalah. Sesuai dakwaan penuntut umum," ujar Arif Budi Cahyono.
Muhammad Idris diduga menerima uang tersebut dari nominal seluruhnya sebesar Rp 3 miliar atas tanah milik Mat Solar sebagai pengganti gusuran proyek Jalan Tol Cinere-Serpong.
Merasa dirugikan, Mat Solar melaporkan Muhammad Idris ke polisi dan sekarang perkaranya telah disidangkan di pengadilan.
"Uang yang dirasa hak Mat Solar itu digelapkan Muhammad Idris," kata Arif Budi Cahyono.
Sampai saat ini Mat Solar belum dapat dimintai komentarnya langsung terkait perkara hukumnya tersebut.