Notification

×

Iklan

Iklan

Ruben Onsu dan Charly Dilaporkan ke Polisi, Pengacara Indra: Kasus Begini Bikin Seniman Hidup Susah

Selasa, 27 Oktober 2020 | Oktober 27, 2020 WIB Last Updated 2020-10-27T05:07:47Z

 

Betrand Peto Putra Onsu atau kerap disapa Betrand Peto baru saja merilis lagu Sahabat Kecil yang diklaim diciptakan oleh musisi kenamaan, Charly Van Houten.

Indra Firji selaku pencinta lagu merasa dirugikan hingga berencana menggugat dan melaporkan PT Karya Onsu Indonesia lewat kuasa hukumnya.

Muhammad Ijudin, selaku kuasa hukum musisi Indra Firji sekaligus Ketua Biro Hukum DPP Manggala Garuda Putih membenarkan perihal rencana pelaporan tersebut.

"Besok kami akan layangkan somasi ke PT Karya Onsu Indonesia, selaku penanggung jawab atas peredaran lagu Sahabat Kecil," kata Ijudin dalam keterangan yang diterima RRI di Bandung, Minggu 25 Oktober 2020 malam, seperti dikutip PikiranRakyat-Pangandaran.com.

Lebih lanjut, kata Ijudin, pihaknya akan berkonsultasi dengan SPKT Polda Jabar terkait pelaporan pelanggaran Undang Undang Hak Cipta No 28 tahun 2014 pasal 113.

4 tahun penjara dan denda Rp1 Miliar menjadi ancaman pidana dari kasus yang akan dilaporkan Ijudin tersebut.

"Jelas sekali pihak PT Karya Onsu Indonesia telah mengambil keuntungan dan menyebarkan lagu tersebut tanpa ijin dari pencipta lagu. Hal itu merupakan pelanggaran hak cipta," kata pengacara yang biasa disapa Kang Judin.

Selain itu, kata Ijudin, pihaknya juga berencana melaporkan Charly VHT yang mengaku sebagai pencipta lagu "Sahabat Kecil" di tahun 2019.

Padahal, tegas dia, tahun 2016 Indra Firji telah mengggarap lagu itu dan dinyanyikan oleh Tegar, lantas beredar luas di kanal YouTube.

"Jadi kalau tiba tiba Charly VHT pada 2019 mengaku menciptakan lagu itu khusus untuk Bertrand Onsu, ini merupakan pembohongan publik. Dan ini merupakan pelanggaran UU ITE no 19 tahun 2016, sangat merugikan klien kami," tegasnya.

Ijudin mengungkapkan, kasus serupa sudah seringkali terjadi di Indonesia sehingga banyak seniman hidup susah akibat karyanya dicaplok orang lain.

"Demi keadilan kami akan perjuangkan hak-hak klien kami secara hukum yang berlaku di Republik Indonesia untuk memberikan efek jera. Kami akan berusaha keras agar mereka yang melakukan pelanggaran hak cipta dapat dipenjarakan," tandasnya.***