Notification

×

Iklan

Iklan

Depresi Divonis Positif Covid-19, Wanita Ini Nekat Bunuh Diri, Saat Dievakuasi Mulut Keluarkan Busa

Senin, 23 November 2020 | November 23, 2020 WIB Last Updated 2020-11-22T23:07:09Z

 Seorang perempuan nekat mengakhiri hidupnya dikarenakan Covid-19.

Diketahui wanita tersebut melakukan tersebut karena depresi divonis positif Covid-19.

Terkait hal tersebut jasad ditemukan mengambang di pinggir Danau.

foto : Mayat Yuliani (42), warga Jalan M. Siban RT 03 / RW 08 Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, yang diduga nekat mengakhiri hidup di Danau Cipondoh karena depresi tak kunjung sembuh dari penyakit Covid-19 yang dialaminya. (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui BPBD bersama dengan PMI langsung melakukan evakuasi jenazah yang ditemukan di Situ Cipondoh, Jumat (20/11/2020) lalu.

Korban diketahui bernama Yuliani (42), nekad bunuh diri karena depresi akibat divonis positif Covid-19.

"Kami menerima laporan warga langsung meluncur ke lokasi.

Dan langsung hubungi 112 untuk bantuan ambulan juga BPBD," ujar Camat Cipondoh, Rizal Ridhollah.

Menurutnya, posisi jenazah saat itu mengambang di pinggir Danau Cipondoh,

yang menghubungkan Kelurahan Cipondoh dengan Kunciran Jaya Kecamatan Pinang.

"Setelah sampai lokasi, petugas dari BPBD dan PMI langsung melakukan evakuasi jenazah," ucapnya.

Terkait dugaan korban merupakan pasien positif Covid-19, Rizal menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan terkait hal itu.

"Sekarang kami masih fokus ke evakuasi korban.

Kalau soal itu mungkin nanti pihak Dinkes bisa menjelaskan lebih lanjut,” katanya.

“Tapi, saat evakuasi kami menerapkan prosedur Covid-19, petugas mengevakuasi pakai APD," kata Rizal.

Entah apa yang ada di dalam benak Yuliani (42). Warga yang beramat di Jalan M. Siban RT 03 / RW 08 Kelurahan Kunciran Indah,

Kecamatan Pinang, Kota Tangerang ini nekad mengakhiri hidupnya.

Korban menceburkan diri ke Danau Cipondoh, Tangerang. Masyarakat setempat pun geger dengan kejadian ini.

"Awalnya dapat informasi dari warga ada sesosok mayat

yang mengambang," ujar Kasubag Humas Polrestro Tangerang, Kompol Abdul Rachim.

Mayat tersebut menggunakan celana jeans dan kaos warna hitam. Kemudian dilakukan evakuasi oleh petugas.

"Kondisi mulutnya mengeluarkan busa," ucapnya.

Rachim menjelaskan pihaknya pun memeriksa saksi di sekitar lokasi. Ada sebagian warga yang mengenal sosok mayat ini.

"Pengakuan warga yang mengenalnya, korban diduga mengalami depresi setelah divonis positif Covid-19," kata Rachim.

Sebelumnya korban menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Dan sejak semalam yang bersangkutan sudah tidak ada di rumah.