Notification

×

Iklan

Iklan

Inalilahi wa innalilahi rojiun Model Cantik Dylan Sada Meninggal Dunia Ucapan Belasungkawa Mengalir

Senin, 09 November 2020 | November 09, 2020 WIB Last Updated 2020-11-09T05:08:14Z

 


Dylan Sada, model asal Indonesia yang sukses di Amerika dikabarkan meninggal dunia.

Kabar duka ini diketahui dari unggahan story yang dibagikan akun instagram @dimsrad, yang diunggah kembali akun gosip terverifikasi @lambe_turah.

Dylan Sada dikabarkan meninggal dunia pada Senin (9/11/2020) di Amerika Serikat.

"Inalilahi wa innalilahi rojiun, telah meninggal dengan tenang, Aldila Wulandari @dylan_sada, Senin 9 November 2020, jam 7 waktu setempat.

Mohon dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya atas segala khilaf dan kesalahan almarhumah dan mohon doa, semoga almarhumah wafat dalam keadaan Husnul Khotimah, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan kesabaran, Amin YRA," tulis akun @dimsrads yang diunggah kembali akun @lambe_turah.

Terpantau Tribunmanado.co.id, unggahan instagram Dylan Sada dibanjiri ucapan duka.

Banyak doa pun mengalir untuk almarhumah Dylan Sada.

Instagram Dylan Sada dibanjiri komentar (Instagram @dylan_sada)Dikabarkan meninggal dunia, lantas siapakah sosok Dylan Sada?

Dilansir dari artikel Kompas.com, Dylan Sada adalah sempat menjadi perbincangan publik.

Perempuan yang lahir di jakarta 34 tahun silam ini meninggalkan Indonesia demi mengejar impiannya.

Namun dibalik kesuksesannya, wanita pemilik nama asli Aldila Wulandari Kusumashanty Pranadjaja ini ternyata menyimpan kisah yang kelam.

Melalui postingan instagramnya pada hari jumat (16/3/2018), secara blak-blakkan ia menceritakan pelecehan yang dialaminya.

Mirisnya, pelecehan tersebut dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri.

Bukannya memberikan kasih sayang dan rasa aman, sang ayah justru membuat masa kecil Dylan menjadi kelam.

Bertahun-tahun dalam hidupnya, ia terpaksa merahasiakan perlakuan buruk sang ayah karena merasa takut dan malu.

Yah, saat itu Dylan hanyalah seorang gadis muda yang tak tahu harus berbuat apa.

Oleh karena itu, ia menyimpan rapat-rapat 'rahasia' ini dan tumbuh dewasa bersama dengan kenangan yang mengerikan tersebut.

Tentu sangat sulit hidup bersama ingatan akan masa lalu yang mengerikan tersebut.

Apalagi, peristiwa itu terjadi di rumahnya sendiri di mana hal-hal semacam itu dianggap tabu.

Inilah yang akhirnya menjadi alasan lain untuk dirinya meninggalkan Indonesia di usianya yang masih mudah.

Dylan juga mengaku bahwa kenangan tersebut sangat mempengaruhi kehidupannya dan membuatnya mengalami depresi berat, hingga ia terjerat pada obat-obatan terlarang dan menjadi pecandu alkohol.

"Saya beralih ke alkohol dan narkoba, apapun yang bisa membuat saya merasakan sesuatu. Saya tidak bangga akan hal itu tapi memang itu yang terjadi. Saya tidak pernah mengerti mengapa orang melihat ke arah saya, saya merasa seperti sedang membodohi semua orang," tulisnya.

Peristiwa kelam itu juga membuat Dylan membenci dirinya sendiri dan membuatnya mencoba mengakhiri hidupnya sendiri hingga 5 kali. Beruntung, semua usaha bunuh diri yang ia lakukan gagal.

"Aku mencoba gantung diri sekitar sebulan yang lalu, tapi dua orang menyelamatkanku. Pacarku menyelamatkankku," tulis Dylan.

Dengan menuliskan pengalamannya tersebut, Dylan berharap tak ada lagi yang mengalami nasib seperti dirinya. Ia juga berharap agar korban pelecehan di luar sana sesegera mungkin mencari bantuan.

"Bicaralah, carilah bantuan. Kamu tidak sendiri. Kamu dicintai dan layak untuk bahagia. Hidup ini terlalu singkat untuk berurusan dengan sesuatu yang menyedihkan," papar Dylan.

Dylan juga mengaku bahwa saat ini dirinya sedang berada dalam masa penyembuhan yang membutuhkan waktu lama. Namun, wanita tersebut mengaku bahagia karena telah melakukan tindakan yang tepat.

Dalam sekejap, postingan tersebut dikomentari oleh banyak orang yang menyatakan dukungan untuknya.

"Kamu sangat kuat! Tuhan akan selalu bersama kamu, teruslah menginspriasi orang lain," tulis salah satu pengikut instagramnya.

Usai viral karena cerita penganiayaan yang dilakukan oleh sang kekasih, model kelahiran Jakarta 1984 silam ini membuat pengakuan mengejutkan. Lewat postingan instagramnya, ia mengaku bahwa pernah mengalami pelecehan yang dilakukan oleh ayah kandungnya.

Lalu, bagaimana perjalanan hidup Dylan Sada?

Dikutip dari laman Ververeps, pemilik nama asli Aldila Wulandari Kusumashanty Pranadjaja pernah tinggal di Singapura saat berusia 7 tahun untuk belajar fotografi.

Saat itu, ia belajar di bawah bimbingan Ivanho Harlim, fotografer profesional asal Kalimantan yang tinggal di Singapura. Bahkan, Dylan pernah bekerja untuk Juice Magazine, sebuah majalah internasional yang berbasis di Los Angeles.

Dylan juga pernah mengenyam pendidikan di London Public School di Jakarta dan Limkokwing University of Creative Technology di Malaysia. Namun, pendidikan tersebut tidak dituntaskannya karena ia memutuskan untuk pindah ke New York.

Bukan tanpa alasan ia mengambil langkah besar untuk hijrah ke kota The Big Apple. Dalam laman pribadinya, ia mengaku memutuskan hijrah ke New York demi mengejar impiannya sebagai fotografer.

Wanita yang mencintai forografi sejak duduk di bangku SMP ini, kini juga menggeluti dunia musik dan modeling. Laman ververeps juga menyebutkan bahwa Dylan dibesarkan dalam sebuah keluarga yang sangat mencintai musik klasik.

"Saya memiliki obsesi dengan orang-orang berbakat. Saya sangat bersyukur saya selalu dikelilingi oleh orang-orang berbakat dan inspiratif yang tak ada habisnya. Hidupku tidak sempurna tapi aku bahagia dan aku tidak akan menukarnya dengan apapun," ucap Dylan.

Dalam laman pribadinya, Dylan juga menyebutkan bahwa dirinya pernah bekerja sama dengan berbagai label ternama seperti L'oreal, Dior, ID Magazine, majalah L'Officiel, majalah ELLE dan Nylon.

Bahkan, wanita berkulit sawo matang ini juga pernah berkolaborasi dengan fotografer profesional Ryan McGinley. Sayangnya, perjalanan hidup wanita berbakat ini juga diselimuti oleh masa kelam.

Semasa kecil, ia pernah mengalami pelecehan yang dilakukan oleh ayahnya sendiri. Masa kecil yang suram tersebut telah mempengaruhi kehidupannya. Bahkan awal maret lalu, publik dihebohkan oleh pemberitaan tentang dirinya.

Dalam sebuah wawancara eksklusif bersama Voice of America. Dylan mengaku bahwa dia telah mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh kekasihnya sendiri. Kejadian tersebut bermula saat Dylan ingin mengatakan niatnya untuk berpisah dengan sang kekasih karena tak tahan dengan ucapan kasar yang selalu ia terima.

Beruntung, saat itu tetangganya menelepon polisi. Dylan pun ditolong oleh polisi dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Lewat kisah tragis yang dialaminya, ia ingin semua perempuan memiliki ketegaran dan pintar dalam menghadapi situasi serupa.

"Para wanita Indonesia, kalau kamu mengalami hal seperti ini, jangan takut karena kamu enggak sendiri. Isu seperti ini tuh nyata dan kamu tidak harus merasa malu. Harus berani berbicara karena itu sakit sekali," ucapnya dalam wawancara tersebut.

Dylan juga menyarankan kepada para wanita agar menceritakan penganiayaan yang dialaminya kepada teman dan keluarga. Dia berharap agar para wanita tidak menyembunyikannya dengan alasan apapun.

"Jangan disembunyikan karena itu sakit sekali. Saya tahu benar rasanya. Apalagi kalau kamu sayang sama orangnya. Akan lebih susah lagi. Bicaralah sama orang-orang. Pasti ada pertolongan," tambahnya.

Kisah hidup Dylan Sada telah memberi pelajaran bagi banyak wanita bagaimana bisa bangkit di tengah masa kelam yang terjadi dalam hidup.

Selain itu, darinya kita juga bisa belajar bagaimana menjadi wanita yang tegar. (*)

(Tribunmanado.co.id/Kompas.com/Ariska Puspita Anggraini)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bertahan dari Masa "Suram", Berikut Pesan Dylan Sada pada Perempuan" dan "Sukses di Amerika, Ini Kisah Kelam Dylan Sada"

Artikel ini telah tayang di tribunmanado.co.id dengan judul Kabar Duka, Model Cantik Dylan Sada Meninggal, Ucapan Belasungkawa Mengalir di Akun Instagramnya, https://ift.tt/2In71us.