Notification

×

Iklan

Iklan

Harga Makanan di Warung Tersembunyi Bikin Syok: Ibunya Sedekah Bukan Jualan

Senin, 25 Oktober 2021 | Oktober 25, 2021 WIB Last Updated 2021-10-25T03:14:45Z

Harga Makanan di Warung Tersembunyi Bikin Syok: Ibunya Sedekah Bukan Jualan


Seorang pria membagikan pengalamannya makan di warung tersembunyi. Dirinya syok ketika mengetahui harga makanan di warung tersebut.

Video itu dibagikan oleh akun TikTok @kucingnete. Pria tersebut tak sengaja menemukan warung yang tersembunyi.

Dalam video tersebut, warung itu tampak sederhana dan berukuran kecil.

Penjualnya merupakan seorang ibu dan bapak. Mereka diketahui berjualan Nasi Megono.

Pria yang membeli makanan di warung tersebut mengaku kaget ketika mengetahui harganya.

Harga Murah

Pria dalam video tersebut tampak menyantap makanan yang disajikan di warung tersebut.

Ibu yang berjualan di warung tersebut masih menggunakan alat-alat tradisional untuk memasak.

Dia masih menggunakan kayu bakar untuk memasak nasi dan gorengan.

Selain nasi megono, warung tersebut juga berjualan gorengan seperti tempe kemul.

Dalam video tersebut, pria bersama kawan-kawannya itu memesan enam nasi megono dan 20 biji gorengan.


Tak hanya itu, mereka juga memesan empat gelas teh tawar dan satu gelas teh manis.

Pria tersebut mendadak kaget mengetahui total harga ketika dirinya hendak membayar.

Semua makanan dan minuman itu dia hanya membayar sebesar Rp 33 ribu.

Satu bungkus nasi hanya dihargai Rp 3 ribu. Sementara untuk gorengan Rp 500 per biji.

Selanjutnya, harga teh tawar dan teh manis Rp 1000.

Diketahui lokasi warung tersebut terletak di Jalan KH Abdurahman Wahid KM 1, Kalianget, Wonosobo, Jawa Tengah.

Komentar Warganet

Hal tersebut membuat warganet terheran-heran. Mereka memberikan komentarnya.

"Kayaknya ibunya jualan ngisi waktu luang doang nggak cari untung," kata warganet.

"Itu kerjaan sampingan si ibunya doang, kerjaan utama si ibunya sih trading," komentar warganet.

"Alasan harganya murah karena penjualnya gabut doang, biasanya sih gitu," ujar warganet.

"Ibunya sedekah bukan jualan," imbuh warganet lain.


(*)