Notification

×

Iklan

Iklan

Tetap Kumandangkan Adzan saat Gempa, Pemuda ini Tewas Tertimpa Reruntuhan

Rabu, 22 Desember 2021 | Desember 22, 2021 WIB Last Updated 2021-12-22T05:59:49Z

 

Kota Palu, Sulawesi Tengah dan sekitarnya pada Jumat (29/9) lalu telah diguncang gempa dan dihantam tsunami yang meluluh lantahkan wilayahnya.

Dibalik tragedi bencana alam yang memakan banyak korban jiwa itu ada banyak kisah mengharukan hingga membuat air mata tak hentinya menetes.

Mulai dari seorang balita yang terpisah dari orang tuanya dan ditemukan di saluran air hingga pengalaman seorang bocah bernama Qurun nyaris tersapu tsunami.

Kisah mengharukan lainnya pun datang dari seorang pemuda bernama Agil Ababil. Agil merupakan salah satu korban gempa Palu dan Donggala.

Tapi dibalik kematiannya itu ada cerita yang begitu mengharukan. Akun bernama Ronal Elrasyid mengonfirmasi kalau Agil meninggal di hari dimana gempa dan tsunami menerjang Palu.

Di hari kejadian bencana alam itu Agil Ababil menjadi muadzin. Ketika gempa mengguncang, ia terus melanjutkan tugasnya mengumandangkan adzan meski banyak jamaah yang keluar untuk menyelamatkan diri.

Diduga terkena reruntuhan bangunan masjid akibat gempa, Agil pun dikabarkan meninggal dunia.

selesai beliau kumandangkan, Allah panggil beliau sebagai salah satu Hadia karna telah berjuang memanggil Umat.

Selamat jalan , teman seperjuangan kami .. Semoga Amal ibadah beliau di terima di sisi Allah SWT .. Amin ..”, tulis akun tersebut dalam unggahannya.

Postingan itupun kemudian menjadi viral hingga telah dibagikan 10 ribu kali dan mendapat beragam komentar dari netizen yang mendoakan agar almarhum Agil Ababil tenang di alam sana.

Firdausalanas, ” amiiin. meninggal dalam keadaan adzan subhanaloh meninggal dalam ke adaan berwudhu dan adzan pasti di jamin masuk syurga karna meninggal dalam ke adaan syahid..