Notification

×

Iklan

Iklan

larangan penggunaan pakaian berwarna hijau nyi Roro kidul jadi kambing hitam

Selasa, 11 Januari 2022 | Januari 11, 2022 WIB Last Updated 2022-01-11T10:59:34Z


LARANGAN memakai baju hijau di pantai selatan Jawa kerap dikaitkan dengan Nyi Roro Kidul yang dianggap sebagai penguasa mistis lautan yang membentang luas dari Selat Bali sampai Selat Sunda. Mitos ini melekat kuat, melegenda, dan menjadi akrab dalam pergaulan sosial masyarakat sampai saat ini. Dalam tinjauan ilmu pengetahuan atau sains, larangan penggunaan pakaian berwarna hijau saat berkunjung ke pantai bisa dijelaskan secara logis. Jadi jika ada orang yang terbawa ombak di lautan, kemudian hilang karena susah ditemukan, jelas bukan kesalahan Nyi Roro Kidul, yang kerap dijadikan kambing hitam. Bisa jadi itu ada andil dari pengunjung yang tidak memahami kondisi alam sekitar pantai selatan Jawa. Kendati air laut tampak berwarna biru, dasar laut yang berisikan bermacam benda, seperti pasir, karang, dan rumput laut, ketika terpapar sinar matahari, warna air laut pun jadi terlihat keruh, bahkan sedikit kehijauan

Khusus untuk pantai laut selatan memang warna lautnya beda dengan laut kebanyakan berwarna biru bersih. Dengan ombak laut yang tinggi dan besar, laut pantai selatan didominasi warna hijau. Jadi bila ada pengunjung yang terseret ombak dan memakai baju hijau dikhawatirkan akan menyulitkan tim SAR dalam pencarian.
Alasan inilah yang menjelaskan mengapa sangat berisiko bila pengunjung pantai menggunakan warna hijau. Sebab, warna hijau dapat menjadi sinyal bagi Hiu untuk melakukan serangan. (Baca juga; Syekh Subakir Meruqyah Gunung Tidar: Makhluk Ghaib Ngungsi ke Pantai Selatan ) Tinjauan sains lainnya tentang larangan memakai baju hijau di pantai laut selatan dikaitkan dengan fenomena alam rip current atau kerap disebut arus pecah. Arus laut yang mematikan ini mudah ditemukan di lautan dengan ombak besar seperti pantai selatan Jawa.